Kisah tengah buku yang mulai mengenal warna abu, kisah semu, dunia maya, cermin buram, ya ya ya, sekeping kisah dari perjalanan metamorfosa tahap remaja..mulai terbaca, semacam luka, kecewa, atau entah apa itu namanya. Masih diam..
Kisah lanjutan dari malam, mentari mulai tak malu untuk menyinari lagi, membawa cat transparan demi menutupi warna kusam kisah lampau yang tak layak ada dalam ruang kehidupan, ternyata masih terlihat, dan tetap sama...Masih diam...
Akhir sementara yang didapat adalah melihat alur melayang terbang, terhempas jatuh, menyayangi , mengenang, mengukir kisah sendiri, tanpa kata, tanpa air mata, tanpa percaya, tanpa harap, tanpa luka..hanya 'senyum dalam diam'..