Saat putaran waktu seakan terasa sangat lambat
Hanya tangis yang menghiasi..
Bukan candaan layaknya para remaja..
Hanya raut wajah lusuh yang terbagi..
Ceria, senyum, bahagia, tawa, semua telah tiada
Terbawa badai yang mendera dan akhirnya tak terjaga..
Membuat pilihan untuk diam, sendiri dalam kesunyian..
Akibat rasa yang terabaikan..
Kini semua mulai berubah.
Cahaya lilin itu berikan kehangatan..
Waktu tak lagi terasa lambat dan tak berkesan
Malah menjadi ekstra cepat seakan kekurangan..
Semua karna rasa padanya yang Kau beri ya Raab..
Meski entah sampai kapan ini begini..
Meski entah sampai kapan ia begini..
Meski entah apa yang sebenarnya ia rasa..
Meski entah apa yang ada d akhir nanti..
Aku, takkan pernah menyesal mengenalmu...
yang tlah kembalikan senyumku..
AyumiDienillah :)
It's Me
Tentang Apa yang Saya Lihat, Dengar, Rasa dan Imajinasikan~
Jumat, 23 September 2011
Rabu, 21 September 2011
Tulus
Tulus, hal kecil yang udah gak asing lagi yaaa buat kita denger, apa sih sebenernya tulus itu ? Kita coba liat yuuu :)
Menurut kamus besar tulus itu adalah sungguh dan bersih hati (benar-benar keluar dr hati yg suci); jujur; tidak pura-pura; tidak serong; tulus hati; tulus ikhlas (adjektiva) . Dari artinya aja udah keliatan tuh, tulus itu sifat yang baik, yang gak nuntut. Tapi hari gini susah juga sih ya buat liat mana yang tulus dan mana yang enggak *curhaaaaat :p
Oke, kita mulai, menurut saya tulus itu rasa yang pasti dimiliki oleh seseorang, kenapa ? karna ketulusan itu memang salah satu sifat baik, dan setiap orang pasti memiliki sisi baik dalam dirinya. Tapi dari beberapa pengalaman yang saya dapet, memang ada beberapa orang yang gak pake ketulusannya itu, mereka pake sifat mereka yang lain, contohnya aja 'memanfaatkan' . Kasusnya : Cewe suka sama cowo cuman gara - gara si cowo pake motor ninja, atau gak mobil mewah, dan kalau cowonya gk kaya gitu, otaknya langsung mikir lagi deh buat jalanin hubungan. Ya kalau emang dasarnya sayang mah sayang aja, kalau emang gak bisa terima, pacaran aja sana sama motor mobilnya *gakjelas..
Lanjut, pengemis dimana - mana ada, eeeh pas ada orang yang istimewa ngasihnya banyak banget, sampe - sampe bekel seminggu abis tuh dikasih semua ke pengemisnya. Padahal, kalau gak ada yang liat, ngelirik pengemis buat sekedar senyum aja enggak. Mau nabung amal atau pujian itu yaaa ? haha
Dan seperti biasanya, yang paling seru nih, apalagi di masa - masanya lagi suka bareng - bareng temen. Tulus gak tuh ? apa temenannya cuman buat nebeng pulang bareng, nyontek pas ulangan, dan di traktir pas jajan aja ? *jawab deh di hati masing - masing :)
Mungkin banyak yaaa argumen temen - temen dalam mengartikan apasih tulus itu ?
tapi mungkin ini gambaran dari saya, tulus itu memberi tanpa mengharapkan menerima :)
Jadi, apapun yang kita lakukan, kita coba buat tulus yuk ! pasti bahagianya lebih berkesan :)
Menurut kamus besar tulus itu adalah sungguh dan bersih hati (benar-benar keluar dr hati yg suci); jujur; tidak pura-pura; tidak serong; tulus hati; tulus ikhlas (adjektiva) . Dari artinya aja udah keliatan tuh, tulus itu sifat yang baik, yang gak nuntut. Tapi hari gini susah juga sih ya buat liat mana yang tulus dan mana yang enggak *curhaaaaat :p
Oke, kita mulai, menurut saya tulus itu rasa yang pasti dimiliki oleh seseorang, kenapa ? karna ketulusan itu memang salah satu sifat baik, dan setiap orang pasti memiliki sisi baik dalam dirinya. Tapi dari beberapa pengalaman yang saya dapet, memang ada beberapa orang yang gak pake ketulusannya itu, mereka pake sifat mereka yang lain, contohnya aja 'memanfaatkan' . Kasusnya : Cewe suka sama cowo cuman gara - gara si cowo pake motor ninja, atau gak mobil mewah, dan kalau cowonya gk kaya gitu, otaknya langsung mikir lagi deh buat jalanin hubungan. Ya kalau emang dasarnya sayang mah sayang aja, kalau emang gak bisa terima, pacaran aja sana sama motor mobilnya *gakjelas..
Lanjut, pengemis dimana - mana ada, eeeh pas ada orang yang istimewa ngasihnya banyak banget, sampe - sampe bekel seminggu abis tuh dikasih semua ke pengemisnya. Padahal, kalau gak ada yang liat, ngelirik pengemis buat sekedar senyum aja enggak. Mau nabung amal atau pujian itu yaaa ? haha
Dan seperti biasanya, yang paling seru nih, apalagi di masa - masanya lagi suka bareng - bareng temen. Tulus gak tuh ? apa temenannya cuman buat nebeng pulang bareng, nyontek pas ulangan, dan di traktir pas jajan aja ? *jawab deh di hati masing - masing :)
Mungkin banyak yaaa argumen temen - temen dalam mengartikan apasih tulus itu ?
tapi mungkin ini gambaran dari saya, tulus itu memberi tanpa mengharapkan menerima :)
Jadi, apapun yang kita lakukan, kita coba buat tulus yuk ! pasti bahagianya lebih berkesan :)
Rabu, 14 September 2011
Sahabat ?
Sahabat, gak bosen yaaa anak remaja bahas itu, mulai hanya di jadiin alesan buat bohong sama pacarnya, buat nyalahin semua masalah yang ada dihidupnya, buat jadi orang yang setia nunggu kalau lagi ada pelajaran tambahan, buat digangguin tiap malem garagara curat yang ngalahin sinetron episode ***** . Apa cuman sebatas itu yang dinamakan sahabat ?
Oke, semua pasti punya argumen, dan saya disini ya pingin nyampein apa yang sara rasa dari beberapa pengalaman saya :)
*gak maksud 'ember' juga yaaaa...
Let's gooooooo
Kisah Dia, sang remaja yang ceria, namun kadang kala ia suka menyendiri, mendengarkan melodi angin yang lembut menyapanya..
Sahabat ? Banyak , karna ia bukan sosok yang membatasi berapa banyak teman yang harus ia punya, ia suka dengarkan apa yang orang sekelilingnya rasa, tak ia batasi berapa banyak kisah yang ia dengar tiap harinya. Semua ia lakukan dengan senang hati, karna untuknya, yang terpenting adalah kebahagiaan mereka yang berbagi cerita. Bagaimana kondisi sahabat terdekatnya ? Tak ada masalah ! karna mereka tau, mengerti bahwa sahabat itu tak membatasi untuk menjalin hubungan dengan teman yang lain., tak membatasi suatu rasa apapun. Lecuali kebencian ! Karna itu memang tak layak ada dalam hati yang bersih :)
Suatu saat, satu demi satu kisah tak disangka ia dengar, kisah persahabatn tetangga yang ternyata tak harmonis. Dari sisi mana pun tak sama yang mereka ucap, dari segi apapun semua saling menyudutkan, apa itu sahabat ?
Ia hanya tersenyum dan berkata 'Hey, walaupun begitu, ia sahabatmu.'
Pindah ke kisah yang selanjutnya..terjadi percakapan :
A : 'Kamu tau gak ? si B ngerebut pacar saya, dan gara - gara si B saya putus..'
Dia : 'Oh ya ? Bukannya kamu putus udah lama ya ?'
A : 'Ya, tapi ujungnya kan jadian sama sahabat saya sendiri, sakit banget lah, sahabat macam apa ?'
Lagi - lagi gadis itu pun tersenyum dan menjawab 'Apa itu benar salahnya ? Itu kan orang yang kamu anggap sahabat'
Kisah berikutnya...
Ada seseorang yang dengan bangganya menceritakan tentang aib sahabatnya, menceritakan sifat - sifat buruk sahabatnya, bukan malu yang ia tunjukkan, malah hanya ada tawa dari wajahnya..
Dia mulai berkata 'Sudah jangan dilanjutkan, itu sahabatmu kawan'
Dari beberapa kisah yang dia dengar, ia mulai belajar, dia sangat bersyukur memiliki sahabat yang masih bisa jujur apabila ada yang mengganjal,masih bisa mengerti apabila sudah ada penjelasan. Dia pun menuliskan kisahnya dalam satu baik yang entah seberapa dalam maknanya..
'Sahabat'
Bosan ku dengarnya...
Bila hanya sebatas itu maknanya..
Bila hanya sebatas dipuja saat perlu dan dihina saat salah..
Bila hanya tertawa diatas aib 'sahabatnya'
Tak ada artinya..
Tak perbaiki apa yang justru mengarah pada nestapa..
Kawan, kadang kita egois, merasa mereka tak mengerti kita, namun tak pernah coba lihat bagaimana usaha mereka sahabat kita untuk membuat kita tersenyum. Apa kita pernah berfikir ? Apa yang tlah kita beri untuk sahabat kita ?
SAHABAT, memang mudah tuk diucap, namun tak mudah tuk dijadikan predikat :)
Jaga sahabatmu kawan :)
Oke, semua pasti punya argumen, dan saya disini ya pingin nyampein apa yang sara rasa dari beberapa pengalaman saya :)
*gak maksud 'ember' juga yaaaa...
Let's gooooooo
Kisah Dia, sang remaja yang ceria, namun kadang kala ia suka menyendiri, mendengarkan melodi angin yang lembut menyapanya..
Sahabat ? Banyak , karna ia bukan sosok yang membatasi berapa banyak teman yang harus ia punya, ia suka dengarkan apa yang orang sekelilingnya rasa, tak ia batasi berapa banyak kisah yang ia dengar tiap harinya. Semua ia lakukan dengan senang hati, karna untuknya, yang terpenting adalah kebahagiaan mereka yang berbagi cerita. Bagaimana kondisi sahabat terdekatnya ? Tak ada masalah ! karna mereka tau, mengerti bahwa sahabat itu tak membatasi untuk menjalin hubungan dengan teman yang lain., tak membatasi suatu rasa apapun. Lecuali kebencian ! Karna itu memang tak layak ada dalam hati yang bersih :)
Suatu saat, satu demi satu kisah tak disangka ia dengar, kisah persahabatn tetangga yang ternyata tak harmonis. Dari sisi mana pun tak sama yang mereka ucap, dari segi apapun semua saling menyudutkan, apa itu sahabat ?
Ia hanya tersenyum dan berkata 'Hey, walaupun begitu, ia sahabatmu.'
Pindah ke kisah yang selanjutnya..terjadi percakapan :
A : 'Kamu tau gak ? si B ngerebut pacar saya, dan gara - gara si B saya putus..'
Dia : 'Oh ya ? Bukannya kamu putus udah lama ya ?'
A : 'Ya, tapi ujungnya kan jadian sama sahabat saya sendiri, sakit banget lah, sahabat macam apa ?'
Lagi - lagi gadis itu pun tersenyum dan menjawab 'Apa itu benar salahnya ? Itu kan orang yang kamu anggap sahabat'
Kisah berikutnya...
Ada seseorang yang dengan bangganya menceritakan tentang aib sahabatnya, menceritakan sifat - sifat buruk sahabatnya, bukan malu yang ia tunjukkan, malah hanya ada tawa dari wajahnya..
Dia mulai berkata 'Sudah jangan dilanjutkan, itu sahabatmu kawan'
Dari beberapa kisah yang dia dengar, ia mulai belajar, dia sangat bersyukur memiliki sahabat yang masih bisa jujur apabila ada yang mengganjal,masih bisa mengerti apabila sudah ada penjelasan. Dia pun menuliskan kisahnya dalam satu baik yang entah seberapa dalam maknanya..
'Sahabat'
Bosan ku dengarnya...
Bila hanya sebatas itu maknanya..
Bila hanya sebatas dipuja saat perlu dan dihina saat salah..
Bila hanya tertawa diatas aib 'sahabatnya'
Tak ada artinya..
Tak perbaiki apa yang justru mengarah pada nestapa..
Kawan, kadang kita egois, merasa mereka tak mengerti kita, namun tak pernah coba lihat bagaimana usaha mereka sahabat kita untuk membuat kita tersenyum. Apa kita pernah berfikir ? Apa yang tlah kita beri untuk sahabat kita ?
SAHABAT, memang mudah tuk diucap, namun tak mudah tuk dijadikan predikat :)
Jaga sahabatmu kawan :)
Langganan:
Postingan (Atom)