Saat putaran waktu seakan terasa sangat lambat
Hanya tangis yang menghiasi..
Bukan candaan layaknya para remaja..
Hanya raut wajah lusuh yang terbagi..
Ceria, senyum, bahagia, tawa, semua telah tiada
Terbawa badai yang mendera dan akhirnya tak terjaga..
Membuat pilihan untuk diam, sendiri dalam kesunyian..
Akibat rasa yang terabaikan..
Kini semua mulai berubah.
Cahaya lilin itu berikan kehangatan..
Waktu tak lagi terasa lambat dan tak berkesan
Malah menjadi ekstra cepat seakan kekurangan..
Semua karna rasa padanya yang Kau beri ya Raab..
Meski entah sampai kapan ini begini..
Meski entah sampai kapan ia begini..
Meski entah apa yang sebenarnya ia rasa..
Meski entah apa yang ada d akhir nanti..
Aku, takkan pernah menyesal mengenalmu...
yang tlah kembalikan senyumku..
AyumiDienillah :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar